Artikel Yang Paling Populer

Monday, December 03, 2007

Cara Mengurangi Kemacetan

| Monday, December 03, 2007 | 2 comments

Kemacetan merupakan momok bagi kota-kota besar di dunia.Tidak terkecuali dengan Jakarta sebagai ibukota negara Indonesia.Banyak cara untuk mengurangi kemacetan ini, mulai dari pemberlakukan jalur 3 in 1, membangun jembatan layang, membangun jalur bus way, dan melakukan penertiban dan penggusuran pada bahu jalan yang dianggap dapat menyebabkan kemacetan.Namun semua hal itu masih tidak mengurangi kemacetan yang terjadi.
Cara untuk mengurangi kemacetan ini dapat mungkin dicontoh dan diterapkan di Indonesia yaitu cara yang akan diperlakukan di Belanda, seperti yang dikutip dari
http://www.ranesi.nl/

"Kami telah mengambil keputusan". Demikian pengumuman Menteri Perhubungan
Belanda, Camiel Eurlings, Jum'at kemarin, mengenai ketetapan pungutan per
kilometer. Tolok ukurnya, pembayaran bagi setiap kilometer yang ditempuh dan
pengurangan beban pajak bagi pemilik kendaraan.

Menurut Menteri
Eurlings, pungutan per kilometer merupakan jawaban bagi masalah kemacetan
lalulintas di Belanda. Tahun 2011, pengendara truk mulai membayar pungutan per
kilometer. Setahun kemudian, menyusul pengendara mobil pribadi. Menteri Eurlings
berharap, pada 2016, aturan pungutan per kilometer sudah akan berlaku di seluruh
Belanda. Berbagai teknik satelit terbaru, akan mencatat jumlah kilometer yang
ditempuh.

Jadi Suatu sistem satelit akan memantau ketat gerak para pengendara mobil. Sistem ini akan mencatat di mana, dan kapan setiap kendaraan bergerak. Dan nilai tagihan akan lebih tinggi, jika mobil yang digunakan termasuk kategori pencemar lingkungan. Namun, di masa mendatang, para pengendara mobil tidak perlu lagi membayar pajak kendaraan bermotor dan pajak pembelian mobil akan diturunkan.Aturan ini juga sudah di perlakukan di beberapa kota di Eropa dan cukup efektif mengatasi kemacetan.Dan tentu saja demi terealisasinya program ini diperlukan dana untuk sistem satelitnya.
Bagaimana jika aturan ini di perlakukan di Indonesia, khususnya di Jakarta, apakah cukup efektif mengatasi kemacetan? Bagaimana menurut anda?

2 comments:

ricky said...

jadi commentar pertama nich..

mind author said...

wah2 lumayan nih tipsnya..thanks sob

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment

Followers

 
© Copyright 2010. yourblogname.com . All rights reserved | yourblogname.com is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com - zoomtemplate.com